Gemini Academy Batch 2: 122 Peserta Belajar Menyusun Bahan Ajar dengan NotebookLM dan Menelusuri Jalur Sertifikasi
Bandar Lampung — Gemini Academy Batch 2 digelar daring pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 08.00–11.00 WIB. Kelas ini diikuti 122 pendaftar dari kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas Lampung. Pantauan pada ruang Google Meet menunjukkan jumlah peserta yang terus bertambah sepanjang sesi berlangsung: 57 orang pada pukul 09.38, 59 orang pada 09.45, dan […]
Bandar Lampung — Gemini Academy Batch 2 digelar daring pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 08.00–11.00 WIB. Kelas ini diikuti 122 pendaftar dari kalangan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan Universitas Lampung.
Pantauan pada ruang Google Meet menunjukkan jumlah peserta yang terus bertambah sepanjang sesi berlangsung: 57 orang pada pukul 09.38, 59 orang pada 09.45, dan 62 orang pada 09.49.

Materi: dari menyusun bahan ajar sampai jalur sertifikasi
Sesi dibuka dengan peragaan langsung NotebookLM. Narasumber menyusun materi berjudul “Transformasi Pedagogi: Mengintegrasikan Koding dan Kecerdasan Artifisial” di hadapan peserta — mulai dari sumber rujukan hingga menjadi paparan siap pakai, lengkap dengan perintah penyuntingan seperti menambahkan nama pemateri.
Yang ditekankan bukan hasil akhirnya, melainkan caranya: peserta melihat bahan ajar dibangun dari nol, bukan menerima contoh yang sudah jadi.
Sesi dilanjutkan dengan modul lanjutan pada platform pembelajaran program, antara lain Vibe Coding dan Nano Banana, lalu ditutup dengan penelusuran jalur Ujian Sertifikasi Gemini: registrasi ujian, tata cara pelaksanaan, pelaporan hasil, survei akhir, hingga pengunduhan sertifikat program ber-JP.

Persiapan yang berjalan di belakang layar
Kelas ini ditopang sistem pendataan daring UPA TIK yang memakai akun SSO Universitas Lampung. Seluruh 122 pendaftar tercatat lengkap dengan unit kerja dan kelompoknya, dan 120 di antaranya menerima surel pengingat otomatis sehari sebelum acara — berisi tautan ruang Google Meet, susunan acara, dan berkas latar virtual resmi.
Latar virtual itu terbukti dipakai. Pada tangkapan layar pukul 09.45, beberapa peserta tampak mengenakan latar resmi berlogo Google for Education, Paideia, dan Gemini Academy secara serempak.

Pengiriman pengingat dijalankan otomatis dan berlapis pengaman: sistem menolak mengirim bila tautan ruang belum tersedia, mencatat setiap penerima agar tidak ada surat ganda, dan menyusulkan undangan kepada pendaftar baru tanpa perlu tindakan panitia.
Menyambung Batch 1
Batch 2 melanjutkan rangkaian yang dimulai awal Oktober 2026. Pada Batch 1, program ini diikuti 1.655 pendaftar dalam empat sesi:
| Sesi | Sasaran | Pendaftar |
|---|---|---|
| Sesi 1 — luring, 2 Oktober | Dosen dan tenaga kependidikan | 120 |
| Sesi 1 Online — 2 Oktober | Dosen dan tenaga kependidikan | 427 |
| Sesi 2 Online A — 3 Oktober | Mahasiswa | 555 |
| Sesi 2 Online B — 3 Oktober | Mahasiswa | 553 |
| Batch 2 — 21 Oktober | Gabungan | 122 |
| Total program | 1.777 | |
Komposisi Batch 2 berbeda dari Batch 1. Bila Batch 1 memisahkan sesi menurut kelompok — dosen dan tendik pada 2 Oktober, mahasiswa pada 3 Oktober — Batch 2 menyatukan ketiganya dalam satu kelas: 69 mahasiswa, 37 dosen, dan 16 tenaga kependidikan.
Skalanya memang jauh lebih kecil. Batch 1 menjangkau lebih dari seribu peserta dalam dua hari, sementara Batch 2 mengumpulkan 122 orang. Bentuk kelasnya pun berbeda: Batch 2 berjalan sebagai kelas lanjutan yang lebih padat, dengan peragaan langsung dan penelusuran jalur sertifikasi, bukan pengenalan massal.
Langkah berikutnya bagi peserta
Peserta yang telah mengikuti sesi dapat melanjutkan ke tahap sertifikasi melalui platform pembelajaran program: menyelesaikan modul wajib, melakukan registrasi ujian Gemini Certified University Student, mengikuti ujian sesuai tata cara yang ditetapkan, lalu melaporkan hasilnya untuk memperoleh sertifikat program ber-JP.
Pendataan peserta masih terbuka melalui halaman program di portal UPA TIK. Pertanyaan seputar pelaksanaan maupun sertifikasi dapat disampaikan kepada UPA TIK Universitas Lampung.




