Sumpah 153 Mahasiswa PMPAP Unila 2020

Sumpah 153 Mahasiswa PMPAP Unila 2020

(Unila): Rekor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Karomani, M.Si., ambil sumpah 153 mahasiswa Progam Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan (PMPAP) di Gedung Serbaguna Universitas Lampung, Selasa (15/9/2020).

Pengambilan sumpah turut disaksikan Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Heryandi, S.H., M.S., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Dr. Yulianto, M.S., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan M. Komarudin, S.T.,M.T. selaku Kepala UPT.TIK , Prof. Suharso, Ph.D., para dekan, dan jajaran pimpinan di lingkungan Universitas Lampung.

Mengawali pengambilan sumpah, acara dibuka dengan pembacaan lampiran daftar peserta PMPAP yang lolos pada tahun 2020 oleh wakil rektor bidang akademik. Kegiatan yang diikuti 153 mahasiswa ini diselenggarakan untuk memperkukuh dan mengikat mahasiswa yang mengikuti program PMPAP tahun akademik 2020.

Prof. Heryandi mengatakan, PMPAP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru Universitas Lampung yang diperuntukkan bagi calon-calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera.

Para mahasiswa PMPAP Unila yang dinyatakan lulus merupakan peserta yang telah mengikuti seleksi ketat dan dikhususkan bagi mereka yang berdomisili asli di Provinsi Lampung.

“Seleksi diadakan untuk memastikan jika peserta benar-benar berhak mendapatkan bantuan biaya pendidikan selama delapan semester. Dari 1.482 peserta yang mendaftar, terdapat 153 yang lulus PMPAP,” ujarnya.

Saat menyampaikan sambutan Rektor Universitas Lampung berpesan, para mahasiswa PMPAP yang diterima tahun ini untuk dapat bersyukur karena dari ribuan pendaftar hanya 153 peserta yang terpilih dan diresmikan sebagai mahasiswa Universitas Lampung.
Dalam sambutannya Karomani mengatakan, Jangan pernah anda bilang tidak mampu. Harus percaya diri bahwa kalian akan berhasil. Jangan pernah tergoda hal-hal yang dapat mengganggu anda belajar dengan baik dan lulus tepat waktu.

Oleh sebab itu Karomani mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memperbanyak syukur karena telah lolos seleksi dan berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Orang nomor satu di Unila ini berharap, rasa syukur itu dapat diwujudkan dengan bersungguh sungguh belajar di Universitas Lampung dan tetap taat pada ideologi bangsa. [IKH]