Future Ready Education 4.0: “Menangani pengajaran dan pembelajaran online selama pandemi COVID-19”

Future Ready Education 4.0: “Menangani pengajaran dan pembelajaran online selama pandemi COVID-19”

Tentu penyesuaian diperlukan dalam menerapkan Pendidikan era Revolusi 4.0. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri adanya wabah Covid-19 menjadi salah satu pendorong penerapan sistem ini. Di sisi lain selain dituntut memahami teknologi dan informasi serta cara mengimplementasikannya, tentu terdapat permasalahan yang timbul yaitu terkait sarana prasarana yang memadai. Misalnya peserta didik dari keluarga yang kurang mampu tidak memiliki laptop/smartphone. Maka kebijakan sudah seharusnya memperhatikan hal tersebut.
Di balik hal tersebut peserta didik dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dan memanfaatkan Pendidikan era Revolusi 4.0. Sehingga dapat mengembangkan kreatifitas dan inovasinya melalui tugas bersama (kolaborasi), tugas individu maupun project tertentu yang bermanfaat di tengah situasi wabah ini.


Tujuan dari Trining Online “Future Ready Education 4.0: Bagaimana menangani pengajaran dan pembelajaran online selama pandemi COVID-19” adalah untuk memberikan kesadaran kepada para dosen tentang lingkungan dan platform EDU 4.0, dan mengusulkan perangkat lunak dan aplikasi EDU 4.0
Beberapa alat Pendidikan 4.0 seperti Kahoot, Quizzis, Edpuzzle, Nearpod, e-learning dan Coursera dimasukkan dalam pelatihan langsung. Instruktur terdiri dari dosen yang ahli dalam pengembangan e-konten, berlatih 4.0 GRATIS, akrab dengan perangkat lunak EDU 4.0 dan fasilitas TI, dan digunakan untuk mengelola catatan digital yang disimpan dalam data berbasis cloud.
Bagi perserta yang telah mengikuti acara Online Trining yang diselenggarakan UPT.TIK Unila kamis lalu, 14 mei 2020 diharapkan bisa menyesuaikan diri dan memanfaatkan Pendidikan era Revolusi 4.0.[ikh]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *